Laman

Kamis, 26 Februari 2015

Last "Teen"

Thirteen, fourteen, fifteen, sixteen, seventeen, eighteen, and nineteen.. 

Yap, ini hari terakhir berumur sembilan belas tahun. aaah. sudah banyak sekali pengalaman di sepuluh tahun terakhirku ini. Bertemu orang baru, lingkungan baru, perkerjaan baru, pengalamaan baru, bahagia, tertawa sama teman, terharu, tangis, sedih, putus asa, jatuh cinta, dan patah hati.

Aku beryukur pada Allah, karena sudah dilahirkan dari keluarga muslim, taat beragama, saling menjaga komunikasi, sering bertemu, selalu membantu berbagi suka dan duka, yaah walaupun Mama lebih galak daripada Bapak, tapi kalo Bapak sudah marah hmmmm jangan ditanya. Seumur hidup baru pernah dimarahi Bapak 2 kali. Waktu SD sama SMP. Bahkan IPKku saat ini yang sangaaat jauh dibawah rata-rata, Bapak tidak marah. Kala itu, usai mengambil Kartu Hasi Studi Semester 4, aku shock sama IP yg lebih buruk dari semester 1 lalu. Aku langsung naik ke kamar mandi, telepon Bapak dan menangis jongkok di pojokan. Ga peduli ada orang lewat didepanku. Tapi Bapak cuma ketawa "wes rak popo, kuwi mekanika fluida ne di jupuk ndisik" (udah gapapa, itu mekanika fluida nya diambil dulu). Hmm mungkin karena Bapak dulu juga Teknik Sipil UGM yang lulus nya udah hampir satu dasawarsa tau rasanya.Tapi mama sedikit kecewa ya walaupun ga dimarahin, balik-balik kita malah shopping-shopping. Adek? Ga ngerti apa2.

Selain itu aku bersyukur berada di lingkungan yang cukup baik. Walaupun aku juga harus menjaga diriku sendiri. ELFECS dan Beleng. ELFECS geng dari SMP. Ada Ozi, Anin, Putri, Aline, Felda, Dea, Rissa, Dewi, dan Nanda. Ah senengnya kemarin liburan sempet ketemu. Walaupun Aline masih di jakarta dan Putri... katanya kuliah di Islamabad. Waw. Mereka ini temen suka dan duka, udah kayak adek sendiri, kecuali Ozi, yang lebih tua 17 hari dari aku. Mimoooo! Mereka selalu ada. Paling seneng kalo ulang tahun "minta kado apa" Jadi kadonya ga useless,wkwkwk apa sih. Ya kan sesuai kebutuhan.  Kalo Beleng ini geng di kuliah, ada Irma, Fiki, Gita, Yovita, Zakiya, Gigih, dan Satria. Mereka juga selalu ada buat aku. Sudah banyak tawa dan tangis yang kita habiskan 2 tahun ini.

Ah, mau 20 tahun ya. Which means rencana hidup makin kompleks. Selain musti jatuh bangun mengejar IPK 3 dan IP 3, musti mikir masa depan. Karir, investasi, dan juga hmm apalagi kalo bukan Jodoh. Ga jarang kemarin balik ke Semarang waktu liburan disemprot om tante semuanya lah masalah jodoh. "Maya, pacarnya mana" Semua aja bilang gitu. Boro-boro pacar, yang ditaksir aja gak naksir balik *loh* gak deng. Yaah aku cuma bilang "nanti ya eyang, om, tante, aku mau kuliah dulu. Akademik ku terhambat" Duuuh ntar kalo ada, kubawa dia ke Semarang langsung ketemu keluarga besar. Masalahnya jodohnya nya kan sekarang gatau lagi dimana, pulau apa, bagian mana, ngapain, ..

Sudahlah, sekian curhartan menjelang umur 20 tahun. Habis ini mau kumpul sama anak Acoustic Reserch Center di rumah bu Tami, dan kasih surprise, karena bu Tami ulang tahun juga hari ini. Selamat Ulang Tahun Ibu!!!


Senin, 23 Februari 2015

Picture Perfect


source: http://www.elizabethannedesigns.com/blog/2013/01/03/pale-pink-yellow-ranch-wedding/sweet-sunset-bride-and-groom-photo/

PICTURE PERFECT - Charity Vance

Kissing in the rain
Walking on the beach
I can see it now
Almost happening
Sneaking out at night
Living like we're free
You and I can do anything we please

You've got the face to fit the frame
I cannot look away
Like can't you see
I'm hypnotized

[Chorus]
We're picture perfect
Sweet like candy
I'll be your girl
Yeah
I'll be your baby
Picture perfect
Barefoot beauty
You stole my heart
Just like in a movie
Got the key to me
Tell me, tell me
I'm your darling daisy
Picture perfect
Sweet like candy
I'll be your girl
Yeah
I'll be your baby

O h h h h h h h h h h h h h h h h h h h h h h h h h h h
W o o o a h h h
O h h h
O h h h h h h h h h h h h h h h h h h h h h h 
W o o o a h h
O h h h

Spinning me around
Falling on the ground
Got to say your voice
Is my favorite sound
(I love it)
Counting every star
Dreaming every dream
You and I could live out the perfect scene

You've got the face to fit the frame
I cannot look away
Like can't you see
I'm hypnotized

[Repeat Chorus]

Saw your face
In my dream
You and I
Had everything
A fairytail
A fantasy
We could be anything
Saw your face
In my dream
You and I
Had everything
A fairytale
A fantasy
We could be, be, be, be

[Repeat Chorus]

O h h h h h h h h h h h
W o a a h h h
O h h h h h h h h h h h
W o a a h h h 

I'll be your baby

O h h h h h h h h h h h h h h h h h
W o a h h

Just like in a movie
Got the key to me
Tell me, tell me
I'm your darling daisy
Picture perfect
Sweet like candy
I'll be your girl
Yeah
I'll be your baby

Source: http://www.azlyrics.com/lyrics/charityvance/pictureperfect.html

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Well guys, I'm addicted to this song. Especially Madilyn Bailey's version. You can check the video here >>>>


Or, listening to the original version by Charity Vance >>>


Sabtu, 17 Januari 2015

Holiday to Bali with Family


Mau posting aja sih. Alhamdulillah, UAS telah usai. Seperti biasa, selalu ada sisa sisa depresi karena tidak bisa mengerjakan UAS.Duh, kenapa ya payah banget sama listrik-listrik gitu. Selalu aja, udah takut sama soalnya duluan. Padahal aku yakin banget itu gampang. Huhuuu, nyesel deh. Hawa-hawa bakal ngulang elektronika analog nih. 

Jadi sebelum UAS menyerang, ada minggu tenang nih dari jurusan selama 3 minggu. Buset lama banget emang yak. Alhamdulillah (atau sialnya ya? karena ga bisa belajar), sebulan sebelumnya Mama udah beliin tiket pesawat ke Bali. Which means, kita sekeluarga bakal liburan. Mama, Bapak, sama adek berangkat dari Semarang ke Jogja. Jadi ceritanya ngalah sama aku gara2, aku bakal UAS. Jadi mungkin ga sempet ke Semarang juga akunya. 

Jadi kita berangkat naik pesawat Air Asia (yang murah2 aja ^^) dari bandara Adi Sutjipto. Ceritanya, ini pertama kalinya aku ke Bali naik pesawat. Biasanya jalan darat, chapekkk. Apalagi kalo buru2. Bandara I Gusti Ngurah Rai bagus banget ya, ga kayak Ahmad Yani Semarang. Jadi pengen kerja praktek di Angkasa Pura sana...tapi ngapain ya, entahlah. Berangkat dari Jogja jam setengah 8an kalo ga salah. Aku lupa. Sampe sana, ada rentalan mobil yang udah menjemput. Jadi kita sewa, si Bapak yang nyetir. Apalagi udah ada teknologi GPS jadi gapapalah bawa mobil sendiri, biasanya juga gitu. Kita nginep di daerah Legian, di Hotel Grandmas. Aku sekamar sama adek yang super malas dan menyebalkan susah sekali disuruh bangun dan selalu berantem. Sebelnya di hotel ini kok semutnya banyak. Mana semut kecil merah gitu hueee.  Sampe hotel, aku bobo bentar karena malam nya aku cuma tidur 3 jam gara gara malah nonton film sampe pagi. Payah, udah tau berangkat pagi. 






Cus deh kita ke cari makan dulu yang Halalan Tayyiban. Mama ribet cari 3D art yang katanya cuma beberapa di dunia, dan terbesar. Udah ketemu yang paling gede dan bagus, malah bilang nya bukan itu. Disamperin ke yang di maksud, malah lebih jelek. Akhirnya setelah menghabiskan berjam-jam gagal. Yaudah kita malah ke Discovery Mall aja lah makan dan nongki2 aja.

Wellcome Snack



Esok harinya, kita ke Pantai Pandawa. Bagus sih. Cuma waktu itu aku bete parah gara2 capek ngefotoin, giliran aku minta foto malah pada ninggalin. Pengen nangis. Akhirnya aku jalan aja sendiri misah, sekalian hunting foto. Setelah ngilang cukup lama, aku baru buka hp dan ditelponin berkali kali. Yaudah kena marah di mobil. Wkwkwk, jangan ditiru ya... Ga baik. Waktu itu sih aku mikirnya aku gabakalan ilang dari mereka, jadi aku berani aja ngilang sendiri. Payah. Oya, sempet ke pelabuhan aja, cuma lewat. Sepi soalnya pas tanggal 25 Desember. Trus lewat tol yang panjaaang banget. Mandara bukan ya namanya..? 







Habis dari situ kita ke museum Blanco. Pelukis Antonio Blanco. Duh bagus sih, seniman, cuma porno abis. Karena lapar, kita akhirnya makan di Bebek Tepi Sawah, Ubud. Di pusatnya, ga di Palagan, DIY. Seperti biasa, aku pesen sate lilit sampe 2 porsi. Ga tau suka banget sama sate lilit nya Bebek Tepi Sawah. Walaupun ayam betutu nya juga banyak porsinya dan enakkk. Kenapa ga makan Bebek? Emang ga suka bebek. Bisa sampe mau nangis kalo harus terpaksa makan Bebek. Trus dari situ kita jalan jalan ke Ubud. Cuma, ga serame kayak di Legian dan Kuta sih.. Yaudah kita balik lagi deh ke Hotel.

Ini...tanda tangan Antonio Blanco

Welcome Drink



Besok pagi nya, kita ke BALI Safari and Marine Park. Antrinya Subhanallah, Maha Suci Allah. Rame kali. Yaudah ndak papa, yang ngantri si adek juga. Sama mama, soalnya yang bayar (?). Aku sama Bapak memang duo mager, jadi kita masuk duluan di ruang tunggu dan malah foto-foto. Akhirnya tiket datang dan, naik bus ke lokasi. Disana jalan-jalan dulu liat ini itu. Baru sampe ke pos yang naik bis lagi. Masya Allah luar biasa antrinya. Bis nya juga lama baaaaangeettt. Setelah penantian panjang, akhirnya bus nya dateng. Puter-puter deh. Berarti aku udah ke 3 Taman Safari, yang di Bogor, Jawa Timur, sama di Bali. Cuma belum kesampean ke Waterboom (keinginan dari kecil -_-) 









Habis dari situ kita ke Pura Besakih. Adem bangeeet cuyyyy. Nikmat sekali di atas. Hari itu, h-1 hari raya umat hindu Kuningan. Jadi, sore itu pada bikin sajen gitu, masak-masak. Ya kalo orang islam kayak Idul Fitri nya kali ya. Kita di pandu sama bapak-bapak mantan fotografer, Jadi demen banget tuh Bapaknya ngefotoin kita. Sayangnya aku lupa ngecharge DSLR ku, jadi kritis deh batre nya. Di perjalanan pulang, mampir dulu cari tempat sholat. Hadeeeh, susah bener kalo di tempat pedesaan cari tempat sholat. Dan tiba-tiba nemu naanya gang Masjid. Disitu muslim semua, dan ada 1 masjid gede. Rame banget anak2 ngaji dari segala penjuru. Mungkin emang disini langka ya. Kalo di kota masih agak banyak tempatnya.


 Habis dari situ kita pulang ke Hotel, mandi trus jalan-jalan lagi ke Beach Walk, Pantai Kuta buat makan.  Ceritanya, makan Fish&Co gara-gara belum nyoba yang di Ambarrukmo Plaza. Begitu liat porsinya, aku sama adek langsung lirik-lirikan tanpa ngomong. Tiba-tiba Mama bilang "Awas kalo ga habis ya". Trus kita berdua kayak yang.. 'mampus gimana ngabisinnya' bener deh, kita gatahan makan ikan dori nya yang super gede. Jadi cuma kuat makan setengah. Tau gitu pesen satu aja ikannya trus nambah kentang. Akhirnya dengan rasa takut kita bilang "dibungkus aja ya sisanya" "ya, tapi dimakan jangan dibuang". Sampe hotel udah malem. Adek sama bapak kayaknya malah pijet dihotel. Waktu di kamar, mama cari sesuatu ke tempatku trus liat ikannya "loh kok belum di makan" "ya nanti" Padahal udah bingung mau ngabisin kayak gimana. Setelah beberapa lama, adek pulang. Dan kita langsung persiapan tidur. Sebelum tidur "Dek, ikan nya gimana?" "Ah, nggaktau" trus kita tidur.



Pagi nya kita masih kepikiran ikan dori. "Duh dek gimana nih ikannya belum di makan (padahal habis sarapan)" Akhirnya di perjalanan kita menuju Pura Uluwatu,kita sempetin ke KFC buat beli kentang. Ah dasar, ini makanan kok ya begini amat hahahaa. Pengalaman aneh. Bagus banget dah di Uluwatu. Tapi ada kera, aku takut. Hari itu pas habis hari raya Kuningan. Jadi rameee banget dah. Penjore (janur) dimana mana. Dari situ kita ke pantai Padang-Padang. Padang tenan, rek (terang banget). The sky was so clear!! Serasa ga kayak di Indonesia deh beneran, banyak bule. Dan uniknya, akses jalannya ke bawah itu kayak ngelewatin gua sempiiit banget, jadi jalannya harus gantian. Ah, musti balik sini lagi kapan2. Habis dari situ kita belanja duu buat oleh2. Seperti biasa , Pie Susu. Karena hari terakhir di Bali, kita menghabikan sore dengan melihat sunset di Kuta Beach. Ah, so beautifull!! Liat sunset sambil makan sate, karena lapar. Dari situ kita makan di McD bentar, tapi karena aku kenyang aku beli cheeseburger karena besok pagi aku yakin ga sempet sarapan di bandara. Sampe hotel, langsung deh balikin mobil ke yang punya rentalan, trus packing sampe malem banget.










Aku cuma tidur gaada 3 jam. Karena tengah malem udah mandi, jadi ga usah mandi lagi. Jam 3 kurang kita udah berangkat ke Bandara. Sumfeeh ngantuk abis! Kita ke sana pake taxi. Bapaknya ngebut, ini keburu mau subuhan atau gimana. Kayaknya subuh nya masih lama banget. Lucunya, saking mama takut ketinggalan pesawat, sampe Bandara belum dibuka bung! Kita dan beberaa orang ngemper sampe jam 4 di luar. Akhirnya setelah dibuka kita masuk, dan lagi2 petugas buat check in pada belum ada. Aku ke kamar mandi malah pada masih dandan yang cewek-cewek. Belum mandi juga deh kayaknya. Tapi ada yang udah rapi dan wangi gitu sih cowo cowonya (loh?).  Karena lapar beneran, yaudah aku makan cheeseburger yang semalem di beli. Karena yang lain pada menyesal tidak melakukan hal yang sama denganku, yaudah aku makan cepet-cepet. 





Pesawat kita berangkat jam 6an. Naik Air Asia lagi kita. Ada kejadian lucu di pesawat, sampe pada ngakak semua. Sebenernya bukan lucu juga sih, tapi juga jorok menjijikan. Tapi pada ketawa semua. Jadi, 1 orang pramugara Air Asia dan 1 orang petugas bandara............ gitu deh, kasian ah. Geli dan jorok pokoknya. Mungkin pada ngantuk petugasnya, jadi ga sadar mereka melakukan ata mengalami hal tersebut. 



Gitu deh. Sampe Jogja, kita naik taxi diantar ke rumah, trus makan sop daging SGPC Bu Wiryo depan FKH UGM. Langganan Bapak jaman kuliah di Teknik Sipil UGM. Sampe rumah, liat berita, shock gara2 Air Asia QZ8501 hilang radar pagi itu. Gimana ga deg-degan and feel so creepy. Karena kita sekeluarga baru aja naik pesawat Air Asia. Emang sih rute nya beda. Cuma, kita baru aja naik pesawat dengan maskapai yang sama dan sekeluarga. Alhamdulillah kami sampai dengan selamat. Sampe sekarang jadi suka ngerasa merinding. Apalagi waktu di pesawat aku sempet mikir aneh2 kalo pesawat kita bakalan ditching. Pfff. Semoga keluarga korban dari musibah Air Asia QZ8501 ini diberi ketabahan. Amin.

Jumat, 05 Desember 2014

Yaudah Sih...

Maap yee ini postingan agak ga mutu. Lagi mau ngomongin makhluk ciptaan Allah yang bernama "cowok". Sebenernya alasan nulis ini lagi bete seharian kacau bgt. Udah telat dtg kuliah, capek syuting, kunjungan ke hmj hubungan internasional ugm kondisi belum mandi, belajar smpe malem sama ..... tapi dikit, msh ada tugas syuting, dannnnn tiba tiba disuruh mensukseskan surprise pacar orang + dicurhatin. Astaga. Udah ga ngerti berapa kali ngurusin benginian. Pernah dari dicurhatin dr pacar si A putus galau galau trs smpe pacaran sm sahabatnya mantannya. Ada yg rebutan cowok juga lah. Aneh aneh. Mana kadang diminta kasih saran menjaga hubungan. Yaelah, ngenes. Tapi yaudah sih.

Cewek emang ga lepas dr obrolan cowok, apalagi yg demen gosip *ya ampun. Naksir dan patah hari udah biasa. Naksir ga direspon. Naksir, eh punya cewe. Naksir, eh temen sendiri juga naksir. Naksir, eh php. Naksir, eh temennya yg naksir malah *capek bgt yg ini bosss. Kalo kata majalah gaul remaja "itulah cinta, ketika dua hati dipertemukan dan sama sama saling mencintai"

Trus kemana arah pembicaraan ini.  Aku juga ga tau. Kadang capek ga sih wahai cewe cewe single kalo mikirin cowok. Mikirin dan ngurusin hidup sendiri aja belum bener udah mikirin anak orang. Ya tapi orang kan beda beda. Pada punya prinsip hidupnya masing masing. Tapi emang kalo mikirin cinta itu pusing banget, efek nya sampe kemana mana. Kayak hari ini, memutuskan untuk belajar di perpus pusat ambil dengerin love song, eh malah galau keinget ... *siapa ya, bukan siapa siapa kok :" Yaelah, gajadi belajar aku.

Apaan dah ga mutu bgt ini postingan. Btw dulu pernah bikin film awal masuk kuliah, dan 5 aktornya udah pada punya pacar *oke ini bukan postingan depresi ga punya cowok ye. Please don't get me wrong* Jd inget di grup chat geng aku. Si anin bilang " wah udah punya cowo semua ya sekarang" aku bilang "aku belum kok nin, nanti kita lgsg cari calon suami aja ya ��" eh malah dibales "ga mungkin kamu may ga punya cowok" yaelah yaudah sih "iya nih, kebanyakan cowok sih, jd bingung malahan mau milih yang mana" gaya banget dah! Hahaha, just kidding :p

In fact, kita harus bersabar. Mending memantaskan diri dulu ya :)

Kamis, 04 Desember 2014

HIMALAYA by Maliq and D'Essentials

coba khayalkan
sejenak sepuluh tahun nanti hidupmu
coba bayangkan sejenak
misalkan ada aku yang menemani
hari demi hari yang tak terhitung
misalkan itu aku yang terakhir untukmu
untuk itu kan ku persembahkan

himalaya
bahkan akan aku taklukkan
tanpa cahaya di kegelapan
berbalutkan pelita hatimu
di aku di aku
dan kamu pasti kan kau melihat aku
saat ku gapai puncak tertinggi
bersama tujuh warna pelangi

misalkan semua terjadi
meski belum terjadi sekarang
kita renungkan sejenak
cara agar semua bisa terjadi
walau ku tak tahu tak semudah itu
tapi coba sekali lagi bayangkan aku
untuk itu kan ku persembahkan

himalaya
bahkan akan aku taklukkan
tanpa cahaya di kegelapan
berbalutkan pelita hatimu
di aku di aku
dan kamu pasti kan kau melihat aku
saat ku gapai puncak tertinggi
bersama tujuh warna pelangi

♥♥♥