Laman

Jumat, 05 Desember 2014

Yaudah Sih...

Maap yee ini postingan agak ga mutu. Lagi mau ngomongin makhluk ciptaan Allah yang bernama "cowok". Sebenernya alasan nulis ini lagi bete seharian kacau bgt. Udah telat dtg kuliah, capek syuting, kunjungan ke hmj hubungan internasional ugm kondisi belum mandi, belajar smpe malem sama ..... tapi dikit, msh ada tugas syuting, dannnnn tiba tiba disuruh mensukseskan surprise pacar orang + dicurhatin. Astaga. Udah ga ngerti berapa kali ngurusin benginian. Pernah dari dicurhatin dr pacar si A putus galau galau trs smpe pacaran sm sahabatnya mantannya. Ada yg rebutan cowok juga lah. Aneh aneh. Mana kadang diminta kasih saran menjaga hubungan. Yaelah, ngenes. Tapi yaudah sih.

Cewek emang ga lepas dr obrolan cowok, apalagi yg demen gosip *ya ampun. Naksir dan patah hari udah biasa. Naksir ga direspon. Naksir, eh punya cewe. Naksir, eh temen sendiri juga naksir. Naksir, eh php. Naksir, eh temennya yg naksir malah *capek bgt yg ini bosss. Kalo kata majalah gaul remaja "itulah cinta, ketika dua hati dipertemukan dan sama sama saling mencintai"

Trus kemana arah pembicaraan ini.  Aku juga ga tau. Kadang capek ga sih wahai cewe cewe single kalo mikirin cowok. Mikirin dan ngurusin hidup sendiri aja belum bener udah mikirin anak orang. Ya tapi orang kan beda beda. Pada punya prinsip hidupnya masing masing. Tapi emang kalo mikirin cinta itu pusing banget, efek nya sampe kemana mana. Kayak hari ini, memutuskan untuk belajar di perpus pusat ambil dengerin love song, eh malah galau keinget ... *siapa ya, bukan siapa siapa kok :" Yaelah, gajadi belajar aku.

Apaan dah ga mutu bgt ini postingan. Btw dulu pernah bikin film awal masuk kuliah, dan 5 aktornya udah pada punya pacar *oke ini bukan postingan depresi ga punya cowok ye. Please don't get me wrong* Jd inget di grup chat geng aku. Si anin bilang " wah udah punya cowo semua ya sekarang" aku bilang "aku belum kok nin, nanti kita lgsg cari calon suami aja ya ��" eh malah dibales "ga mungkin kamu may ga punya cowok" yaelah yaudah sih "iya nih, kebanyakan cowok sih, jd bingung malahan mau milih yang mana" gaya banget dah! Hahaha, just kidding :p

In fact, kita harus bersabar. Mending memantaskan diri dulu ya :)

Kamis, 04 Desember 2014

HIMALAYA by Maliq and D'Essentials

coba khayalkan
sejenak sepuluh tahun nanti hidupmu
coba bayangkan sejenak
misalkan ada aku yang menemani
hari demi hari yang tak terhitung
misalkan itu aku yang terakhir untukmu
untuk itu kan ku persembahkan

himalaya
bahkan akan aku taklukkan
tanpa cahaya di kegelapan
berbalutkan pelita hatimu
di aku di aku
dan kamu pasti kan kau melihat aku
saat ku gapai puncak tertinggi
bersama tujuh warna pelangi

misalkan semua terjadi
meski belum terjadi sekarang
kita renungkan sejenak
cara agar semua bisa terjadi
walau ku tak tahu tak semudah itu
tapi coba sekali lagi bayangkan aku
untuk itu kan ku persembahkan

himalaya
bahkan akan aku taklukkan
tanpa cahaya di kegelapan
berbalutkan pelita hatimu
di aku di aku
dan kamu pasti kan kau melihat aku
saat ku gapai puncak tertinggi
bersama tujuh warna pelangi

♥♥♥

Selasa, 25 November 2014

Selamat Hari Guru












"Terpujilah wahai Ibu Bapak guru
Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku
Semua baktimu akan kuukir didalam hatiku
S'bagai prasasti terimakasihku 'ntuk pengabdianmu
Engkau bagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa, tanpa tanda jasa"


Terima kasih kepada Bapak dan Ibu guru saya yang selalu membimbing saya dalam menuntut ilmu di sekolah baik di tempat kursus. Tanpa jasa kalian, aku tidak akan melangkah sejauh ini. Sepuluh tahun yang lalu, bahkan tak pernah terbayangkan aku duduk di bangku perkuliahan dan menyandang titel sebagai mahasiswa (aktif) Universitas Gadjah Mada. Apalagi masuk Teknik Fisika.

Saya ingat pertama kali saya sekolah, sewaktu itu di TK Islam Al Azhar 14 Semarang. Pagi itu Mama mengantarkanku dalam acara pembukaan dan penyambutan murid baru dan tahun ajaran baru. Aku mengenakan seragam kemeja putih dan rok putih pendek serta topi juga dasi kupu-kupu hijau a la Al Azhar. Mama diam-diam meninggalkanku, dan aku menangis. Saat itu guru menenangkanku, dan aku mencoba mandiri sambil mencari teman. Hal yang paling kuingat ketika TK adalah memutuskan pulang jalan kaki bersama saudara sepupuku Faiq Wasi Pideksa (yang juga seumuran). Waktu itu kami tinggal satu keluarga besar di daerah Semeru. Belum di rumahku yang sekarang. Padahal waktu itu rumahnya sangat amat jauh, mengingat Semarang jalannya naik turun bukit. Entah kenapa di tengah perjalanan kami berdua yang cukup jauh untuk anak TK, tiba-tiba sebagai yang paling tua aku memutuskan untuk kembali dan menyelamatkan nyawa kami. Waktu itu aku baru mikir kalo jaraknya sangat jauh. Bahkan sudah segede ini kalo suruh jalan dari Al Azhar ke Semeru juga ga bakalan kuat. Sampai sekolah guru-guru sudah panik mencari kami berdua. Akhirnya orang tua kami di telpon ibu guru lalu kami pulang. Konyol. Terima kasih bu. Kalo tidak karena ibu, kami tidak bisa pulang.

Waktu terus berlanjut hingga aku naik ke bangku SD Islam Al Azhar 14 Semarang. Aku senang sekali jadi kakak SD. Ya walaupun tidak terasa udah SD karena gedung nya masih jadi satu sama TK dan juga SMP nya. Banyak hal yang aku pelajari di bangku SD. Salah satu pencapaian terbesarku adalah lolos untuk lomba Murrotal Hafiz Al Qur'an tingkat Al Azhar se Indonesia di Bintaro, Jakarta. Saya benar-benar berterima kasih kepada Bapak dan Ibu Guru yang setia mengajariku mengaji hingga lancar dan paham hukum-hukumnya. Saya sangat senang. Pengalaman pramuka juga saya rasakan ketika terpilih menjadi perwakilan untuk acara Persami se....entah lah waktu itu apa namanya. Latihan PBB, dll. Al Azhar waktu itu memang tidak aktif di kegiatan pramuka. Dan baru angkatanku saja. Alhamdulillah aku mendapatkan kesempatan ini. 

Di bangku SMP Islam Al Azhar 14 Semarang, cerita-cerita yang lebih menantang dimulai. Mulai banyak masalah, baik akademik, maupun pertemanan (baca: percintaan). Hari-hariku di SPALZA PATLAS, aku lalui bersama ke 9 sahabatku tercinta yang hingga saat ini masih bertahan. Mereka adalah ELFECS (waktu itu geng pencinta Super Junior dan korea-korean). Mereka adalah: Ozi, Anin, Putri, Aline, Felda, Rissa, Dea, Dewi, dan Nanda. Yah walaupun sekarang hanya setengahnya yang lebih sering ketemu. Kadang komunikasi kita saat ini suka hilang juga. Jadi rindu masa-masa kita bersama. Waktu aku di bangku SMP ini gedungnya sudah baru. Aku senang sekali sekolah di Al Azhar 14 Semarang. Gedungnya gede-gede (ga kayak sekolah negeri hehehe). Luas banget. Ada kolam renang, lapangan basket di SD, dan SMP, 2 lapangan sepak bola, ada buat bulu tangkis, volly, lapangan softball, gedungnya juga udah dipisah antara TK, SD, dan SMP. Dan yang paling menarik adalah Masjid Al Azhar 14 Semarang. Aku suka banget masjidnya gede megah adem. Sama Masjid SMA ku aja kalah ga ada apa-apanya. Mushola Teknik UGM ? Hmm, namanya juga mushola sih ya, tp gede. Tapi jangan dibandingin sama Maskam UGM juga. Pokoknya aku jatuh cinta sama masjidnya. Yang bikin kangen sama Al Azhar itu cuma Masjidnya. Jadi inget istirahat siang, makan catering, terus sholat sambil agak ngantuk karena semilir, habis itu pelajaran Bahasa Arab yang super ngantuk banget. Eits, tapi bahasa arabku bagus loh. Hahaha. Saya senang bersekolah disini. Kepala sekolah kami telah menjabat 13 tahun menjadi kepala sekolah SMP Islam Al Azhar 14 Semarang. Beliau sangat supel. Kepala sekolah mana coba yang main basket, volly, sepak bola dan ngobrol kayak temen bareng muridnya. Semua guru nya kayak gitu. Maklum masih pada muda muda banget itungannya untuk Guru. Terima kasih ya pak bu.

Setelah di wisuda dari SMP Al Azhar menggunakan toga yang super gaul. Saya diterima menjadi siswa SMA Negeri 1 Semarang. Aku sedikit kesulitan dengan pelajaran Matematika di awal, tapi karena bantuan pak guru jadi aku bisa. Aku juga mencintai Fisika berkat gurunya asik, meskipun nilaiku saaaaaangat jelek. Aku mengikuti 2 ekskul di SMA yaitu sinematografi dan dewan ambalan pramuka. Alasan ikut sinem karena emang suka, kebetulan ditempatkan menjadi director, dan alhamdulillah pernah menang lomba film. Selanjutnya pramuka. Hari-hari ku dipenuhi liku liku suka duka kehidupan pramuka. Dari situ aku belajar banyak hal. Yang paling berkesan tentunya perjalanan ku ke Australia bersama teman-teman dan Bapak Ibu guru dalam rangka Student Exchange ke Park Ridge State High School, Brisbane. Ah menyenangkan sekali. Terimakasih sudah memberi saya kesempatan ya pak, bu.

Hingga akhirnya tak terasa aku sudah di tahun kedua perkuliahan. Tidak terasa sudah sejauh ini. Kurang dari 4 tahun lagi aku sudah lulus. Lalu kehidupan akan terus berlanjut. Semua ini berkat engkau bapak ibu guru, dan orang tua serta semua yang telah mendukungku.


Minggu, 23 November 2014

Kumpul Teman Lama dan Seminar Kepenulisan di Engineering Innovator Competition 2014

Jumat lalu, Felda, dan Deni (pacarnya) datang ke Jogja. Mereka dalam rangka menemani orangtua Felda yang aku sendiri ga tau kenapa. Yep, aku sama Dea cusss main bareng lah. Sudah lama tidak berjumpa. Karena rumah Dea jauh banget, jadi dia kerumahku. Lalu kita jalan sampai gapura di pinggir jalan AM Sangaji dan menunggu Felda. Katanya Felda naik Pajero (awalnya ga tau kalo sama Deni), ha gede banget emang.... wkwk ga jadi deh. Usai Maghrib kita berangkat. Sebelum main kita jemput si Azhar dulu.

Yang bikin kangen main sama temen-temen SMP adalah ngobrol pakai bahasa Jawa. Aku kadang sedih disini suka susah ngomong pakai Bahasa Jawa. Bukan rasis atau gimana, ya emang karena keadaaannya seperti ini. Banyak orang luarnya juga. Aku ngomong bahasa jawa sama cewe jarang. Karena ada beberapa yang ga kebiasa. Jadi ngomongnya kalo sama yang cowo aja. Gatau kenapa kalo pelajaran di jelasin pake bahasa Jawa lebih ngerti.

Kita berangkat menuju Gate Store. Sambil lihat lihat baju dan sepatu. Huft jadi inget sepatu. 3 flatshoes ku udah jebol dan ga layak pake. Mau nunggu mama minggu depan deh ke sini minta beliin sepatu hehee. Balik lagi, si Deni beli pomade dan gelang kembaran sama Felda. Habis dari situ kita ke Dixie. Ngobrol haha hihi kangen banget cerita cerita. Sampai marah-marah ke pelayan si Deni gara-gara udah hampir 1 setengah jam pizza nya ga dateng gara gara mas nya nggak nulis. Waktu kita mau pulang...tiba tiba kita di kejutkan oleh kehadiran seseorang di meja sebelah. Mas nya yang di kasir waktu di Gate Store duduk di kursi meja sebelah. Kita ketawa-tawa semua. Kok bisa. Dari sekian banyak restoran dan meja kenapa harus disini. Jodoh ga kemana.. *lho jodohnya siapa o* Habis dari situ kita pulang. Dea nginep dirumah.

Sabtu pagi aku sama Dea minum susu sapi di depan stasiun tugu. Favorit aku sama Dea Dewi nih. Oya Dewi ga dateng soalnya ke Bali , liburan. Huhuhu, gapapa deng aku juga udah pesen tiket pesawat sama hotel ke Bali buat besok hueheee. Balik lagi, habis minum susu Dea pulang karena ada postest praktikum di UMY. Aku juga harus siap siap karena bakal ada pelatihan ARC. Ehlahh, ditunggu tunggu ga dateng nih. Ternyata telat setengah jam. Kita belajar CATT Acoustic dan memabukkan sekali bung.. Baru pertama. Nah malemnya kita main lagi nihh. Dea ke rumah lagi. Destinasi pertama kita adalah ke Nutellaria. Hmm yammeee. Sebelahnya ada restoran Jerman. Dalemnya unik banget, pasti adek suka. Nunggu minggu depan deh pada mau kesini katanya. Yeee. Karena niatnya cuma ngemil, kita lanjut cari makan seafood. Astagfirullah muter muter sampe pada tidur udah ngantuk. Ini semua ulah Azhar yang ga jelas ngasih petunjuk jalan. Akhirnya kita makan seafood enak di daerah Taman Siswa. Murah banget cuyy. Habis itu kita pulang, dan berpisah. Bye Felda Deni, sampai jumpa entahlah kapan. Akhir Januari kali.

Paginya aku telat bangun. Dea tetep pengen minum susu yang tempat kemarin sama beli pukis di deket alun alun kidul. Yaudah kita menuju ke bakul pukis dulu sebelum kehabisan soalnya laris banget. Karena jam menunjukkan 8 kurang sekian, yang padahal aku harus menghdiri seminar EIC pukul 8, akhirnya kita ke depo susu di alun alun kidul saja. Setelah kekenyangan akhirnya kita pulang.Dea langsung ambil barang dan pulang. Aku mandi terus pakai setelan dan berangkat ke seminar. Waktu itu udah telat pas sesinya pak Rachmawan tentang energi terbarukan. Entah perasaanku aja atau gimana. Aku ngerasa hal yang dibawakan ketika EIC tahun lalu? Selanjutnya adalah presentasi tentang kepenulisan oleh Bapak I Made Andi Arsana, dosen Teknik Geodesi UGM.

Wah Pak Andi ini sangat inspiratif loh blognya, coba aja cek di madeandi.com Bahkan 2 buah artikelnya saja aku print dan tempel di dinding kamar ku.  Tadi beliau menceritakan banyaaaak sekali hal mengenai kepenulisan. Aku merasa sangat bersemangat dan antusias. Mengapa? tentunya karena tulisan beliau sangat memotivasi saya. Beberapa poin penting yang bisa didapat seperti:

Mengapa mahasiswa harus menulis. Ya karena menulis itu memiliki kekuatan khusus. The power of writing kata beliau. Nah dalam hidup ada 3 hal (terkait sebelumnya), yaitu you have to believe, take action, and tell stories. Kita bisa menceritakan sesuatu lewat blog. Siapa tau bisa menginspirasi orang untuk melakukan hal yang baik. Kita juga ga tau lho kalo lewat tulisan bisa merubah segalanya. Mending daripada saya salah cerita bisa di cek ke web nya bapaknya.

Yang saya sesali hari ini adalah, saya memiliki pertanyaan untuk beliau. Tapi saya ini orangnya suka ragu dan canggung untuk bertanya. Moderator menanyakan "ada yang mau bertanya" saya saat itu sedang melawan diri saya sendiri hingga detak jantung saya berdebar debar. Kemudian pak Andi yang tanya "bener nih gaada yang tanya lagi" Lalu saya mikir, ah ntar aja kan ada sesi tanya jawab lagi. Ternyata setelah saya memantapkan hati saya untuk bertanya, sesinya udah selesai. Ya Allah sedih banget sumpah. Aku sampe mau nangis *lebay* kenapa nangis? Karena saya terlambat untuk take action. Dan kejadian hari ini membuat pelajaran baru dalam hidup saya. Ini akan saya ingat sampai kapanpun.

Sebenarnya saya tidak menyerah. Saya memutuskan untuk mengirimi email beliau tentang pertanyaan yang ingin saya ajukan tadi *ada deh isinya hehe* Sedikit curhat tapi saya rasa saya berhak bertanya seperti itu. Entahlah akan dijawab atau tidak, saya tau beliau pasti sibuk. Beliau ini juga sudah menerbitkan banyak buku. Hebat sekali dah. Saya berterima kasih banyak kepada tim panitia karena sudah mendatangkan beliau.

Satu lagi, saya kehilangan kesempatan bertanya padahal 2 penanya pertama dapet bukunya beliau. Kan sayang.

Jangan sia siakan kesempatan ya teman-teman. Mungkin kesempatan datang dua kali, tapi sangat jarang. Namun, kesempatan tidak datang tiga kali - begitulah pelajaran hidup saya hari ini. Selanjutnya saya akan segera kembali belajar karena esok harus kuliah.

Bye :)


Kamis, 20 November 2014

Hari Ini Tidak Hujan

Nggak tau harus seneng atau sedih. Tapi lebih ke seneng sih.

Alhamdulillah. Hari ini tidak hujan. Doaku terkabulkan 'Semoga tidak turun hujan setelah semua kegiatan hari ini usai'. Awalnya mikir kayaknya ga mungkin. Tapi jam 2 siang tadi panas banget. Berarti sore ga hujan. Paling malem.

Hari ini diawali dengan belajar elektronika analog beraama Rimbun dan tentor (calon mantan) ketua angkatan, Ilham Alfian. Sebelumnya pernah diajarin Ilham bareng Rimbun juga makul rangkaian listrik. Pokoknya aku agak payah kalo listrik listrik gitu. Pantesan nilaiku uts... Parah bgt. Sampe mau nangis sore sore hujan di JTF. Untung waktu itu terobati dengan.. hmm gitu deh ♡

Rencananya habis itu presentasi dinamika sistem yang gaada persiapan dan serba dadakan. Yaudah setelah negosiasi dan perdebatan panjang akhirnya batal hari itu mengingat banyak yang harus ini itu pada jam yang disediakan.

Setelah gagal maju presentasi, aku kembali ke rumah untuk mandi dan packing. Niatnya mau nginep di Gita tapi failed gara gara..... hmm. Ada forga INTEL dan foto di studio. Kita foto di Fresco studio. Subhanallah. Ramai sekali anak anak. Yang gerak kaki badan atau mulut. Udah tau ruangannya sempit gini. Capek tau ngatur orang rame. Pusing lagi suaranya tumpuk tumpuh keras. Berkali kali aku ngmg "Ssssst.. teman teman diem dong jangan ribut" sampe fotografernya juga kesel.

Aslinya tadi mau dateng ke acaranya KAMADZ. Soalnya ada pengajian soal Ta'aruf. Cieee. Murni pengen dapet ilmunya, bukan snack nya wkwkwk. Ceritanya, dengan apesnya aku tercap sebagai 'anak snack' gara-gara suka nyari snack yang gratisan, sama si mendes Dyna. Sial. Aku sama Ika sih katanya. Diceritain Dyna, dulu pernah ada acara di KMT yang bonus makan atau ta'jil. Tapi si Ika baru dateng jam 5 sore. Jadilah tercap 'cah snack' sama si Dyna. Nyebelin emang. Ah sedih ga bisa dengerin huhuuhuu. Yaudah lah besok tanya temen.

Habis foto kita sholat di masjid UNY sana. Trus makan di Bungong Jeumpa Jakal. Ngobrol lah menghabiskan waktu sampe malam. Aku boncengin adek kelas, si Puspa. Aku tanyain dia katanya kosnya deket teknik. Ternyata setelah aku nganterin dia balik ke teknik, dia baru ngaku kalo asramanya di Sagan. Ya Allah. Jauh banget naik sepeda, sendiri, malem malem, gelap, cewek. Maafin kita ya...

Setelah balikin ke JTF, aku kumpul dulu di selasar JTF gara gara ada Gita, Daniel, Norwenda, dan Fiki. Ternyata mereka lagi rapat sie dekorasi untuk RUM 2014 minggu depan. Aku nebeng dengerin dan kasih ide untuk photo booth mulai dari propertinya sampe backgroundnya. Pas banget. Kebetulan aku fotografernya buat besok, jadi bisa kasih koreksi juga (dari pengalaman bikin photo booth waktu ospek jurusan).

Sampe rumah udah malem banget. Yaudah siap siap mau bobo dan ngeblog dulu. Huft, teringat besok optika dan belum pernah baca sama sekali sampe pertemuan ke 4. Jadi ga bersemangat kuliah. Aneh. Padahal dulu demen banget nih ama Optika. Weirdo.

Sampe rumah gerimis. Ah, pengen segera pulang ke Semarang. Pengen Imlek nya di sana aja. Hujan hujan menyenangkan. Disini Pecinan nya kecil. Ga serame Semarang (btw, aku orang Jawa).

Ya sudah, sekian dulu. Bye.